Dampak Peretasan, Indodax Klaim Sedang Melakukan Uji Forensik Digital
JAKARTA – CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan
“Kami masih melakukan forensik untuk memastikan sistem aman terlebih dahulu dan kemudian kami akan menghidupkan kembali sistem tersebut. Aset member 100 persen aman,” kata Oscar dalam keterangannya kepada VOI, Kamis, 12 September.
Di sisi lain,
“Berkoordinasi dengan Indodax. Kami juga telah memanggil Indodax untuk meminta klarifikasi terkait kasus tersebut. Saat ini, Indodax sedang dalam proses menyelidiki sistem yang diduga mengalami peretasan,” jelas Kasan dalam keterangan tertulisnya.
Kasan juga menjelaskan bahwa Indodax saat ini sedang menutup sistem secara menyeluruh untuk memastikan semua sistem beroperasi dengan baik. Untuk itu, Bappebti mengimbau masyarakat, khususnya pelanggan Indodax, untuk tetap tenang dan tidak panik.
Berdasarkan pantauan VOI, hingga saat ini situs web Indodax masih belum dapat diakses dan pemeliharaan masih terus dilakukan. Oscar belum menjawab kapan pastinya situs web Indodax akan kembali normal.
Sementara itu, pada waktu yang berbeda, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Hokky Situngkir mengakui kepada media bahwa Kominfo terus menjalankan tugas pokok Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan masih menunggu arahan lebih lanjut.
“Tentu saja melakukan hal-hal yang diperlukan terkait tugas pokok Kementerian Komunikasi dan Informatika, khususnya Aptika. Kami masih menunggu arahan dari pimpinan, karena baru kemarin (kejadiannya),” pungkas Hokky.
Sumber :
Dapatkan Firm News langsung di email Anda
Jadi yang pertama tahu setiap kali kami menerbitkan update Firm News baru — tanpa spam, bisa berhenti kapan saja.
Artikel Terkait
Polisi libatkan ahli digital forensik usut pembunuhan siswi SMP Negeri 1 Nabire
Polres Nabire melibatkan ahli digital forensik untuk mengekstraksi data dari tiga telepon seluler sebagai bagian dari penyidikan kasus pembunuhan seorang siswi SMP.
Selengkapnya
Viral Ajakan Demo Agustus di Medsos, Polda Metro Bentuk Tim Khusus Ini
Polda Metro Jaya resmi membentuk Tim Preventive Strike guna melakukan mitigasi awal, deteksi dini, dan pemantauan narasi terkait ajakan demonstrasi di media …
Selengkapnya
Pengacara: Uang dan 74 Kg Emas Bukan Milik Febrie Adriansyah
Febrie Adriansyah, melalui pengacaranya Hotman Paris, dengan tegas menyangkal kepemilikan 74 kg emas dan jutaan dolar yang baru-baru ini disita dari sebuah …
Selengkapnya