Polisi libatkan ahli digital forensik usut pembunuhan siswi SMP Negeri 1 Nabire
Kamis, 6 Agustus 2026 19:36 WIB
Polres Nabire melibatkan ahli digital forensik untuk mengekstraksi data dari tiga telepon seluler sebagai bagian dari penyidikan kasus pembunuhan seorang siswi SMP di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu di Nabire, Kamis, mengatakan ekstraksi digital terhadap barang bukti dijadwalkan berlangsung pada 7 Agustus 2026 di Jayapura.
"Pelaksanaan ekstraksi dan cellebrite terhadap barang bukti berupa tiga buah telepon seluler, dua milik korban dan satu milik Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), dijadwalkan besok di Jayapura," katanya.
Ia menjelaskan, pemeriksaan digital forensik dilakukan untuk melengkapi alat bukti dan memperkuat pembuktian dalam proses penyidikan.
Selain pemeriksaan terhadap telepon seluler, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan ahli rekaman kamera pengawas (CCTV) serta dokter yang melakukan pemeriksaan visum terhadap korban.
Menurut dia, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan psikologi terhadap ABH pada hari yang sama sebagai bagian dari tahapan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia mengatakan, setelah seluruh pemeriksaan ahli selesai dilakukan, penyidik akan menggelar perkara kembali untuk menentukan jadwal rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) dengan berkoordinasi bersama
Ia menjelaskan, hingga kini penyidik telah meningkatkan status perkara dari
Selain itu, kata dia, penyidik telah memeriksa enam orang saksi, melakukan pemeriksaan terhadap ABH dengan pendampingan penasihat hukum dan Balai Pemasyarakatan (Bapas), serta menyelesaikan penyitaan dan penyegelan barang bukti.
"Kami menangani perkara ini secara profesional, terbuka, dan berpedoman pada SOP Polri tanpa memandang latar belakang keluarga pelaku," ujarnya.
Ia menambahkan, penyidik menargetkan berkas perkara tahap pertama dapat dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Nabire pada pekan depan setelah seluruh kelengkapan penyidikan terpenuhi.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polres Nabire libatkan ahli digital forensik usut pembunuhan siswi SMP
Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar
Dapatkan Firm News langsung di email Anda
Jadi yang pertama tahu setiap kali kami menerbitkan update Firm News baru — tanpa spam, bisa berhenti kapan saja.
Artikel Terkait
Viral Ajakan Demo Agustus di Medsos, Polda Metro Bentuk Tim Khusus Ini
Polda Metro Jaya resmi membentuk Tim Preventive Strike guna melakukan mitigasi awal, deteksi dini, dan pemantauan narasi terkait ajakan demonstrasi di media …
Selengkapnya
Pengacara: Uang dan 74 Kg Emas Bukan Milik Febrie Adriansyah
Febrie Adriansyah, melalui pengacaranya Hotman Paris, dengan tegas menyangkal kepemilikan 74 kg emas dan jutaan dolar yang baru-baru ini disita dari sebuah …
Selengkapnya
Indonesia Larang Mantan Jaksa Febrie Adriansyah Keluar Negeri
Pemerintah Indonesia secara resmi mencekal mantan jaksa Febrie Adriansyah untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Langkah ini diambil oleh Direktorat …
Selengkapnya