Laporan Tolok Ukur Teknologi Anti-Penipuan
28 Feb 2024
Teknologi telah menjadi komponen penting dalam program anti-penipuan. Organisasi harus menggunakan alat yang paling efektif untuk melindungi diri dari ancaman yang muncul, dan itu sering kali berarti menerapkan program baru dan melatih staf untuk menggunakannya. Untuk memahami bagaimana organisasi melakukan misi ini, Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) dan SAS bermitra untuk melakukan serangkaian studi tentang penggunaan teknologi anti-penipuan oleh organisasi di seluruh dunia.
Kini pada edisi ketiganya, 2024 Anti-Fraud Technology Benchmarking Report (Laporan Tolok Ukur Teknologi Anti-Penipuan 2024) mengeksplorasi tren dalam adopsi saat ini dan yang diharapkan dari analitik tradisional, kecerdasan buatan (AI) dan AI generatif, alat manajemen kasus, biometrik, dan teknologi lain yang dapat digunakan untuk memerangi
Anggota media? Hubungi Stefanie Hallgren.

Dikembangkan dalam Kemitraan Dengan:

Laporan Tolok Ukur Teknologi Anti-Penipuan ini dikembangkan dalam kemitraan dengan SAS.
Sumber :
Dapatkan Firm News langsung di email Anda
Jadi yang pertama tahu setiap kali kami menerbitkan update Firm News baru — tanpa spam, bisa berhenti kapan saja.
Artikel Terkait
Viral Ajakan Demo Agustus di Medsos, Polda Metro Bentuk Tim Khusus Ini
Polda Metro Jaya resmi membentuk Tim Preventive Strike guna melakukan mitigasi awal, deteksi dini, dan pemantauan narasi terkait ajakan demonstrasi di media …
Selengkapnya
Pengacara: Uang dan 74 Kg Emas Bukan Milik Febrie Adriansyah
Febrie Adriansyah, melalui pengacaranya Hotman Paris, dengan tegas menyangkal kepemilikan 74 kg emas dan jutaan dolar yang baru-baru ini disita dari sebuah …
Selengkapnya
Indonesia Larang Mantan Jaksa Febrie Adriansyah Keluar Negeri
Pemerintah Indonesia secara resmi mencekal mantan jaksa Febrie Adriansyah untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Langkah ini diambil oleh Direktorat …
Selengkapnya