Skip to content

Manajer SBI Ditangkap dalam Penipuan Perbankan Rs 175 Crore karena Membuka Rekening Bagal untuk Mentransfer Dana Kejahatan Siber Ilegal

2 menit baca 142 Dipublikasikan 02 September 2024 · Triage Investiga
Manajer SBI Ditangkap dalam Penipuan Perbankan Rs 175 Crore karena Membuka Rekening Bagal untuk Mentransfer Dana Kejahatan Siber Ilegal

Seorang manajer SBI dan pelatih gym telah ditangkap di Telangana atas keterlibatan mereka dalam penipuan siber senilai Rs 175 crore. Sindikat ini terungkap setelah berbagai pengaduan terdaftar di Portal Pelaporan Kejahatan Siber Nasional.

Hyderabad: Dalam kasus penipuan siber besar, seorang manajer cabang State Bank of India (SBI) dan seorang pelatih gym telah ditangkap di Telangana karena dugaan peran mereka dalam sindikat penipuan senilai Rs 175 crore. Manajer SBI, yang diidentifikasi sebagai Madhu Babu Gali, dipekerjakan di cabang Shamshergunj di Hyderabad. Menurut laporan, Gali berkonspirasi dengan orang lain untuk membuka beberapa rekening bank yang kemudian digunakan untuk pengalihan dana ilegal. Sebagai imbalan karena memfasilitasi kegiatan ini, ia diduga menerima komisi yang substansial.

Penipuan siber terungkap ketika tim analisis data Biro Keamanan Siber Telangana mencatat beberapa pengaduan di Portal Pelaporan Kejahatan Siber Nasional (NCRP). Lebih dari 600 pengaduan dibuat terkait aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan enam rekening bank di cabang SBI.

Selama penyelidikan, modus operandi penipuan tersebut melibatkan upaya memikat individu yang rentan dengan janji komisi sebagai imbalan untuk membuka rekening bank. Rekening-rekening ini kemudian digunakan untuk kejahatan siber dan operasi hawala. Penyelidik menemukan bahwa dari Maret hingga April 2024, sejumlah besar uang ditransaksikan melalui rekening-rekening ini. Pada 24 Agustus, polisi juga menangkap dua tersangka lainnya, Mohammed Shoeb Tauqeer dan Mahmood Bin Ahmed Bawazir, yang terkait dengan kejahatan tersebut. Namun, dalang di balik operasi tersebut, yang diyakini berdomisili di Dubai, masih buron.

Menyusul insiden tersebut, pejabat Biro Keamanan Siber Telangana menekankan pentingnya memverifikasi identitas siapa pun yang meminta untuk membuka rekening bank. Biro tersebut juga mendesak masyarakat untuk memantau rekening bank mereka dengan cermat dan melaporkan aktivitas mencurigakan apa pun.

Siapa pun yang curiga bahwa mereka mungkin telah membuka rekening “bagal” (mule), yang dapat digunakan untuk pencucian uang, disarankan untuk segera melaporkannya kepada pihak berwenang melalui saluran bantuan kejahatan siber (1930) atau situs web cybercrime.gov.in.

Sumber : https://www.the420.in/cbi-interpol-gujarat-police-arrest-mastermind-2273-crore-dubai-online-gambling-scam/

Bagikan:
Kembali ke Insights

Artikel Terkait