Skip to content

Skimming Kas dan Pencurian Kas dalam Bisnis

3 menit baca 168 Dipublikasikan 27 Februari 2024 · Triage Investiga
Skimming Kas dan Pencurian Kas dalam Bisnis

Menurut Segitiga Penipuan (Fraud Triangle) Dr. Donald Cressey, orang melakukan penipuan karena tiga alasan utama; tekanan keuangan, rasionalisasi, dan peluang. Penyalahgunaan kas adalah bentuk penipuan keuangan yang mencakup 47% dari semua kasus penipuan dan di antara berbagai sub-skema yang termasuk dalam kategori itu, adalah skimming kas dan pencurian kas. Menurut Occupational Fraud 2022: A Report to the Nations yang baru-baru ini diterbitkan oleh Association of Certified Fraud Examiners [ACFE], skimming kas dan pencurian kas masing-masing terdiri dari 9% dan 8% dari penipuan penyalahgunaan aset.

Bagaimana skimming kas terjadi? Juga secara hukum dikenal sebagai penggelapan (defalcation), skimming kas didefinisikan sebagai pencurian penerimaan kas yang tidak tercatat, seperti penjualan, pengembalian uang, atau piutang, dalam kasus di mana uang tersebut belum dipertanggungjawabkan dalam organisasi. Ini melibatkan pengambilan bagian atas penerimaan kas harian karenanya dianggap sebagai penipuan 'di luar pembukuan' (off-book). Seorang penipu dapat melakukan ini dengan gagal mencatat penjualan atau mengecilkan nilai penjualan.

Skimming kas adalah bentuk penipuan yang paling sulit dideteksi karena tidak meninggalkan jejak audit. Bentuk penipuan ini juga dapat terjadi pada tingkat individu dalam bentuk skimming ATM dan skimming kartu kredit.

Meskipun tidak mudah dideteksi, manajemen dan pemilik bisnis dapat mencegah skimming kas ini, melalui berbagai cara, seperti: – a) Memantau penerimaan pendapatan secara aktif dan memeriksa transaksi yang dibatalkan untuk mendeteksi pencurian; b) Memperhatikan penyusutan inventaris karena terkadang skimming kas dapat tampak seperti kesalahan inventaris; dan c) Menghindari transaksi tunai untuk memastikan adanya jejak audit untuk semua transaksi.

Bagaimana pencurian kas terjadi? Pencurian kas (cash larceny) melibatkan pencurian tanda terima yang tercatat. Tidak seperti skimming kas, bentuk penipuan ini melibatkan pencurian dana yang telah dipertanggungjawabkan, sehingga mudah dideteksi. Ini terjadi pada titik pengumpulan kas atau saat simpanan sedang dalam perjalanan.

Pencurian kas membutuhkan banyak upaya penutupan di pihak penipu. Dalam kebanyakan kasus, sejumlah kecil uang mungkin dihapuskan sebagai kekurangan kas, sedangkan transaksi yang lebih besar mungkin dicatat sebagai pembatalan, pengembalian uang, atau piutang tak tertagih. Selain itu, penipu dapat menerapkan taktik teeming and lading yang melibatkan alokasi penerimaan dari akun satu pelanggan/debitur ke pelanggan lain dengan maksud untuk membuat buku rekening seimbang, untuk menyembunyikan pencurian uang.

Beberapa cara di mana pencurian kas dapat dicegah termasuk, namun tidak terbatas pada: 

  1. Pemisahan tugas – ini memastikan bahwa tidak ada satu karyawan pun yang memiliki kendali atas seluruh proses akuntansi; 
  2. Partisipasi pemilik bisnis dan/atau manajer dalam penghitungan kas dan rekonsiliasi akun; dan 
  3. Penggunaan sistem POS (Point of Sale) – ini akan membantu mengekang penipuan kas, terutama di mana transaksi tunai terutama digunakan.

Bagaimana kami dapat membantu? Kas bisa jadi sulit dilacak begitu berada di tangan seorang penipu. Pakar forensik dapat mengungkap skema penipuan dengan mengikuti jejak uang, yang melibatkan pengungkapan setiap orang yang telah bersentuhan dengan uang tersebut.

Di Riskhouse international, kami memiliki tim Akuntan Forensik dan penyelidik Penipuan yang memiliki pengalaman langsung dalam melakukan penyelidikan pada berbagai bentuk penipuan seperti; laporan keuangan yang curang dan penipuan akuntansi lainnya; pembayaran yang berpotensi curang; ketidakberesan terkait pendapatan seperti penyajian pendapatan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah; hal-hal yang melibatkan pencairan dana yang curang, pencurian kas, dan skimming; serta penipuan inventaris untuk melindungi klien kami.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang layanan ini dan untuk mengikuti berita dan peringatan kami yang lain, Anda dapat mengunjungi blog kami di situs web kami di https://riskhouse.co.ke/blog/

Sumber : https://www.linkedin.com/pulse/cash-skimming-larceny-business-risk-house-international/?utm_source=share&utm_medium=member_ios&utm_campaign=share_via

Bagikan:
Firm News

Dapatkan Firm News langsung di email Anda

Jadi yang pertama tahu setiap kali kami menerbitkan update Firm News baru — tanpa spam, bisa berhenti kapan saja.

Kembali ke Insights

Artikel Terkait